Dr. Sc. Fatwa Ramdani, S.Si, M.Sc

Judul Riset

GEO Drone Untuk Riset Permukaan Bumi

Menciptakan sebuah teknologi yang diberi nama Garuda Earth Observation (GEO). Yang didasari dari observasi permukaan bumi saat ini yang dilakukan dengan mengandalkan satelit, namun dalam pelaksanaanya terdapat beberapa kekurangan.
Pertama, Interval waktu yang dibutuhkan satelit untuk merekam suatu areal yang sama membutuhkan kurang lebih 14 hari sekali, sehingga tidak dapat digunakan untuk meneliti secara cepat dan berulang di waktu yang sama.

Kedua, Indonesia memiliki curah hujan dan kelembapan udara yang tinggi yang menyebabkan analisa permukaan bumi terhambat dikarrenakan terhalang awan. Ketiga, satelit yang dapat diakses dengan resolusi tinggi biayanya sangat mahal.

GEO merupakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau biasa disebut Drone, yaitu mesin terbang tanpa awak yang dilengkapi kamera dan dikendalikan dari jarak jauh. Berbeda dengan Drone lain di pasaran yang dibangun untuk tujuan rekreasional, robot terbang ini dibuat khusus untuk survei dan pemetaan. Kamera dan sensor digunakan berbeda dengan Drone lain. Artinya, data yang didapatkanmelalui alat ini akurat, memiliki geoferensi atau sistem koordinat, dan terkoneksi dengan satelit GPS.

 

garuda