Dr. Eng. Mega Nur Sasongko, S.T., M.T. dkk

Judul Riset

Pengeringan Biji Kopi Berbasis Mikrohidro

Desa Andungbiru Kecamatan Tiris merupakan wilayah pedesaan yang berada sekitar 48 km sebelah tenggara Kota Probolinggo dan berada di sisi barat lereng Gunung Lemongan. Di daerah ini terdapat pembangkit mikro hidro (PLTMH)

Andungbiru I dengan kapasitas 40 KVA dan Andungbiru II dengan kapasitas 16 kVA untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat setempat sejak 2011.

Dalam aplikasi listrik tenaga mikrohidro yang ada di daerah ini, seringkali terjadi masalah jaringan seperti rugi daya dan jatuh tegangan. Komoditas hasil pertanian dan perkebunan rakyat di Desa Andungbiru sangat beragam yaitu jahe, padi, jagung, teh dan produk andalan berupa kopi. Proses pengolahan biji kopi kering di Andungbiru selama ini masih menggunakan energi panas matahari (konvensional).

Dari dua hal inilah, diperlukan sebuah alat bantu produksi berupa pengering kopi yang dapat digunakan untuk meminimalisir adanya rugi daya pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro serta meningkatkan hasil produksi kopi.

Metode pelaksanaan yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu studi literatur, survey lapangan, perencanaan mesin, pembuatan/perakitan mesin, penyerahan mesin ke mitra dan pelatihan singkat ke UKM mitra terkait tata cara mengoperasikan, memelihara, dan memperbaiki alat pengering kopi yang dibuat Tim IbM-UB.

Berdasarkan hasil survey, jalan ke lokasi IbM tidak terlalu lebar namun disamping kanan dan kiri jalan terdapat banyak potensi yang dapat digali seperti danau. Terdapat modifikasi desain pada alat pengering bijih kopi dimana sebelumnya hanya 1 rak namun panjang kemudian dimodifikasi menjadi 20 rak untuk meningkatkan kapasitas produksi. Rencana kegiatan selanjutnya adalah pembuatan dan penyerahan alat pengering bijih kopi ke UKM mitra.